DPR AS meloloskan RUU CLARITY 294–134 saat SEC dan CFTC menyebut XRP, XLM, dan HBAR sebagai “komoditas digital” pada Maret 2026

Ringkasan Pasar AI
Pengesahan CLARITY Act oleh Dewan Perwakilan AS dan kemajuan di Senat menandakan meningkatnya probabilitas struktur pasar aset digital AS yang lebih jelas, dengan tanggal prosedural kunci pada 15 September. XRP, XLM, dan HBAR berada pada posisi sebagaimana mereka disebut oleh SEC/CFTC sebagai "komoditas digital", yang berpotensi memperkuat keterlibatan institusional. Berita ini juga menyoroti percepatan tokenisasi serta penggunaan stablecoin/pembayaran di Stellar dan Hedera, yang memperkuat narasi adopsi di dunia nyata.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
XRP/USDT+2.04%
Wawasan AI · XRP/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS meloloskan CLARITY Act dengan suara 294–134, termasuk 78 anggota Partai Demokrat yang mendukung. RUU ini ditujukan untuk memberi kepastian regulasi bagi aset digital, setelah pada Maret 2026 SEC dan CFTC secara eksplisit menyebut XRP, XLM, dan HBAR sebagai contoh “komoditas digital”. Stellar memproses transfer stablecoin senilai $11.4B pada Q2, dengan aset dunia nyata yang ditokenisasi melebihi $3B dan lebih dari $650M dana BENJI Franklin Templeton direpresentasikan di jaringan tersebut. Hedera melalui Archax telah menokenisasi lebih dari 100 aset bernilai lebih dari $300M, sementara ETF HBAR Canary melaporkan kepemilikan dan staking 663.2M HBAR.