Rupee India berpeluang menguat setelah data pekerjaan AS yang lemah menekan taruhan kenaikan suku bunga The Fed

Ringkasan Pasar AI
Laporan pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan serta revisi turun terhadap payroll sebelumnya mengindikasikan pendinginan pasar tenaga kerja, mendorong pasar futures memangkas probabilitas tersirat kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi ~53% dari ~75%. Indeks dolar turun lebih lanjut dan berada pada jalur penurunan mingguan terbesar sejak awal April, memperketat tekanan penurunan USD dalam jangka dekat. Valuta Asia dan saham menguat, dengan INR bersiap untuk pulih seiring melemahnya permintaan terhadap USD.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT-0.17%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pertumbuhan lapangan kerja AS pada Juni melambat tajam, sementara data dua bulan sebelumnya direvisi turun, menandakan pasar tenaga kerja mulai mendingin. Pelaku pasar memangkas probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September menjadi 53% dari 75%. Indeks dolar turun 0,2% dalam sehari dan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak April, berada di 100,77. Data makro tersebut langsung menekan dolar dan menjadi katalis penurunan yang jelas bagi DXY.