10 hal yang dipantau Jim Cramer di pasar saham pada Jumat, 11 Sept.
Ringkasan Pasar AI
Nada makro bercampur: inflasi inti sesuai perkiraan, mendukung pembukaan risk-on meski pasar mematok kenaikan suku bunga The Fed yang nyaris pasti dan imbal hasil tetap tinggi. Minyak bertahan di dekat $100 di tengah risiko Timur Tengah dan proyeksi IEA untuk penurunan pasokan pada 2026, yang memperkuat sensitivitas inflasi yang didorong energi. Suku bunga hipotek di atas 7% menandakan pengetatan kondisi keuangan dan tekanan baru pada saham-saham terkait perumahan.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILWTI2USD/USDT-1.48%
Wawasan AI · NCCO1OILWTI2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
International Energy Agency memperkirakan pasokan minyak global pada 2026 akan turun 5,7 juta barel per hari, atau 6%, setelah sebelumnya memperkirakan penurunan 4% pada tahun ini. WTI masih berada di sekitar $100 per barel, sementara Brent tercatat $104. Di AS, suku bunga KPR fixed 30 tahun menembus 7%, menandakan biaya pinjaman tinggi mulai menekan pasar perumahan.