user-avatar
Business Today

Nomura: Saham GE Vernova T&D India dan CG Power masih layak dibeli usai ‘overreaction’ pasar terhadap masuknya 4 perusahaan China ke tender listrik

Ringkasan Pasar AI
Kementerian keuangan India mengizinkan empat produsen asal China yang memiliki pabrik di India untuk mengikuti lelang pada tender peralatan listrik tertentu selama dua tahun, dengan penegasan eksplisit bahwa kebijakan ini tidak menjadi preseden. Nomura berpendapat aksi jual tajam pada saham-saham peralatan jaringan domestik mencerminkan pembacaan berlebihan atas risiko persaingan: secara historis perusahaan-perusahaan ini hanya memenangkan ~9% tender PGCIL yang relevan karena kualifikasi teknis, rekam jejak eksekusi, hambatan layanan/purna jual, dan sertifikasi. Volatilitas jangka pendek pada emiten sejenis di sektor peralatan listrik mungkin berlanjut, tetapi dampak kebijakan tampak terbatas.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
NCSKONDS2USD/USDT-3.27%
Wawasan AI · NCSKONDS2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kementerian Keuangan India mengizinkan empat produsen asal China—TBEA, Northeast Electric, Nanjing, dan Taikai—untuk ikut tender peralatan listrik domestik dengan masa berlaku dua tahun dan ditegaskan tidak menjadi preseden. Nomura menilai aksi jual saham GE Vernova T&D India dan CG Power sebagai reaksi berlebihan karena selama 11 tahun terakhir keempat perusahaan itu hanya meraih 9% tender transmisi PGCIL, terhambat faktor seperti kualifikasi teknis, pengalaman pemasokan, layanan purnajual, serta proses pengujian dan sertifikasi. Kebijakan ini tidak membuka impor dari China dan hanya berlaku untuk entitas yang sudah memiliki fasilitas manufaktur di India. Nomura mempertahankan rekomendasi “Buy” untuk CG Power dan GE Vernova T&D India.