user-avatar
The Star

BIMB Research pertahankan rekomendasi overweight sektor perkebunan, proyeksikan harga CPO 2H26 di RM4.200–RM4.800 per ton

Ringkasan Pasar AI
BIMB Research menegaskan kembali pandangan overweight pada sektor perkebunan karena harga minyak sawit mentah diperkirakan akan tetap kuat pada 2H26, didukung oleh mandat biodiesel yang lebih kuat, keseimbangan minyak sawit yang lebih ketat, dan potensi risiko pasokan terkait El Nino. Meskipun laba 1Q26 melemah akibat output musiman dan biaya yang lebih tinggi, laba diperkirakan akan membaik mulai 2Q26. Kerangka pelaporan ekspor baru Indonesia tampaknya memiliki dampak terbatas terhadap laba dalam jangka dekat, meskipun pemantauan regulasi tetap menjadi kunci.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOCOTTON2USD/USDT+3.03%
Wawasan AI · NCCOCOTTON2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BIMB Research mempertahankan rekomendasi “overweight” untuk sektor perkebunan dan memperkirakan harga minyak sawit mentah (CPO) pada 2H26 tetap bergejolak namun bertahan di kisaran RM4.200–RM4.800 per ton, dengan rata-rata sekitar RM4.500. Penopangnya meliputi penguatan mandat biodiesel global, potensi pengetatan keseimbangan pasokan-permintaan minyak sawit, serta risiko El Nino pada 2H26 yang dapat menahan pertumbuhan produksi, menurut BIMB Research. Meski laba bersih inti agregat emiten dalam cakupan turun 7% yoy pada 1Q26, riset ini memperkirakan kinerja akan membaik bertahap mulai 2Q26. Kerangka baru pengendalian ekspor Indonesia sudah mulai diterapkan, namun dampak langsung jangka pendek terhadap laba emiten yang dicakup dinilai terbatas.