15j yang lalu
Sensex turun lebih dari 500 poin pada pra-pembukaan, Nifty di bawah 23.300 saat bursa Asia melemah
Indeks Sensex India turun lebih dari 500 poin pada perdagangan pra-pembukaan Jumat, sementara Nifty turun ke bawah 23.300. Bursa Asia bergerak melemah karena kenaikan imbal hasil obligasi AS dan harga minyak yang tinggi menekan selera risiko. Kontrak berjangka West Texas Intermediate sempat menyentuh 110 dolar AS per barel sebelum turun tipis, sementara kontrak berjangka emas dan perak ikut melemah. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menguat.
15j yang lalu
15j yang lalu
Harga minyak menembus US$100 per barel saat kekhawatiran pasokan meningkat, emas menuju penurunan mingguan ketiga
Kontrak berjangka Brent naik 1% menjadi US$108.68 per barel dan WTI menguat 1% menjadi US$103.45 per barel, dengan kedua patokan berpeluang ditutup mingguan di atas US$100 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei. Serangan yang meningkat di jalur pelayaran utama Timur Tengah memicu kekhawatiran gangguan pasokan berkepanjangan, mendorong kenaikan mingguan hampir 13%—terbesar sejak Juli. Emas relatif stabil di sekitar US$4,315 per ons, sementara perak turun 0.3% menjadi US$63.40 per ons.
15j yang lalu
15j yang lalu
O’Charley’s menutup seluruh 49 restoran milik perusahaan setelah tinjauan strategi
Jaringan restoran kasual asal AS O’Charley’s yang telah beroperasi selama 55 tahun menutup seluruh 49 gerai milik perusahaan setelah menyelesaikan evaluasi strategi. Penjualan same-store pada kuartal II turun 13,1% secara tahunan, sementara divisi restoran milik Cannae membukukan rugi bersih $40 juta pada kuartal tersebut dan rugi operasional lebih dari $81 juta dalam 12 bulan terakhir. Cannae telah menanamkan $170 juta ke grup restorannya dan berencana melanjutkan monetisasi aset nonstrategis untuk mengalokasikan kembali modal.
15j yang lalu
15j yang lalu
Emas bertahan dekat level terendah sepekan menjelang rilis CPI AS
Harga emas bertahan di dekat level terendah sepekan seiring menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS. Pelaku pasar menunggu rilis data indeks harga konsumen (CPI) AS yang akan diumumkan pada hari yang sama. Emas spot berada di $4,318.88 per ounce, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 1.1% ke $4,359.50. Logam mulia lain seperti perak, platinum, dan paladium juga cenderung melemah, sementara Bank Sentral Eropa ikut menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi yang didorong energi.
15j yang lalu
15j yang lalu
Dolar bertahan di puncak mingguan, yen melemah saat guncangan energi Timur Tengah membesar
Dolar AS bertahan dekat level tertinggi pekan ini, sementara yen melemah, seiring kekhawatiran gangguan pasokan energi di Timur Tengah mendorong imbal hasil obligasi dan harga minyak. Data menunjukkan indeks harga produsen (PPI) AS naik 0.4% pada Agustus, sesuai ekspektasi, didorong rebound harga energi. Brent menembus $100 per barel dan pada sesi Asia naik 1.2% ke $108.96. Sentimen risk-off menguat dan peluang kenaikan suku bunga The Fed pekan depan dipandang 70%, dengan imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik ke 4.965%.
15j yang lalu
15j yang lalu
Saham tembaga di ASX jatuh hampir 10% setelah pasar meragukan tarif tembaga AS
Saham-saham penambang tembaga di Australian Securities Exchange (ASX) merosot tajam pada Jumat setelah pasar mulai meragukan rencana Amerika Serikat untuk mengenakan tarif atas tembaga. Develop Global, Capstone Copper, dan Sandfire Resources memimpin penurunan, sementara BHP dan Rio Tinto juga melemah. Sebelumnya, harga tembaga naik sekitar 15% sejak awal tahun dan menyentuh rekor, didorong antara lain oleh permintaan impor AS yang kuat menjelang potensi tarif.
15j yang lalu
16j yang lalu
Aksi jual di ASX makin dalam saat peluang resesi disebut “meningkat dari hari ke hari”
Aksi jual di pasar obligasi global kian intens, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah ke level tertinggi dalam beberapa tahun dan meningkatkan kekhawatiran inflasi. Ketegangan di Timur Tengah ikut mendorong Brent mendekati $US109 per barel, yang menambah tekanan terhadap ekspektasi kebijakan bank sentral. Pelaku pasar menilai valuasi saham yang masih tinggi mendekati titik kritis dan bank sentral bisa terdorong menaikkan suku bunga sehingga memicu resesi, sehingga aksi jual di bursa saham Australia makin dalam. Upaya buyback US Treasury yang lebih kecil dari perkiraan tidak mampu meredakan gejolak pasar obligasi.
16j yang lalu