Saham AS hari ini: Dow anjlok 500 poin usai Trump sebut kesepakatan Iran "berakhir"

Ringkasan Pasar AI
Pernyataan Trump bahwa kesepakatan Iran sudah "berakhir" meningkatkan risiko geopolitik dan memicu rotasi risk-off: Dow anjlok tajam sementara S&P melemah. Minyak mentah Brent melonjak seiring kekhawatiran baru atas risiko pasokan, menyoroti energi sebagai saluran transmisi langsung. Penurunan proyeksi IMF terhadap ekspektasi pertumbuhan global 2026 memperkuat hambatan makro, membebani saham-saham siklikal dan sebagian teknologi mega-cap meski terdapat kekuatan selektif pada saham-saham yang terkait chip.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILBRENT2USD/USDT+3.50%
Wawasan AI · NCCO1OILBRENT2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Sentimen risk-off menguat setelah Donald Trump, dalam pertemuan puncak NATO, menyatakan kesepakatan dengan Iran "berakhir" dan menegaskan AS akan melancarkan tekanan baru terhadap Teheran. Pasar merespons dengan aksi jual: Dow Jones jatuh 592 poin dalam sehari, S&P 500 turun 0,30%, sementara Nasdaq naik tipis 0,19%. Di pasar komoditas, kontrak berjangka minyak Brent melonjak 5,2%. Di sektor korporasi, kesepakatan chip antara Apple dan Broadcom mendorong penguatan sejumlah saham semikonduktor. Pada saat yang sama, saham raksasa AI seperti Microsoft, Amazon, dan Google melemah. Dana Moneter Internasional (IMF) juga menurunkan proyeksi pertumbuhan global 2026 menjadi 3%, menegaskan bahwa risiko geopolitik kian menekan prospek makro dan harga aset.