Token Trump Digital Gold di Solana Anjlok 99% usai Dugaan "Rug Pull"
Ringkasan Pasar AI
Token berbasis Solana berlabel Trump Digital Gold (GOLD) anjlok >99% beberapa menit setelah sebuah akun X yang telah dikompromikan mempromosikannya, memicu tuduhan rug pull yang dikaitkan dengan kepemilikan insider yang sangat terkonsentrasi (~82%). Penghapusan cepat atas unggahan promosi dan aksi jual besar yang terkait insider memperkuat risiko headline seputar memecoin yang terkait selebritas dan peluncuran yang didorong media sosial. Dampak jangka dekat bersifat negatif bagi sentimen DEX Solana dan selera risiko spekulatif, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap promosi token yang didorong peniruan identitas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SOL/USDT-1.66%
Wawasan AI · SOL/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Token Trump Digital Gold (GOLD) berbasis Solana anjlok lebih dari 99% di tengah tudingan "rug pull". Pelaku pasar menyoroti promosi peluncuran yang berasal dari akun X yang diduga telah dikompromikan dan terlihat terkait dengan bisnis merchandise Trump Organization.
GOLD sempat melesat cepat hingga kapitalisasi pasar mendekati US$60 juta, sebelum runtuh ke sekitar US$600 ribu hanya dalam hitungan menit.
Kronologi bermula pada 29 Agustus 2026, saat akun X realtrumpcoins1 mengunggah informasi peluncuran GOLD dan mengklaim token tersebut didukung Trump Foundation. Klaim itu tidak disertai konfirmasi sebagai dukungan resmi keluarga Trump. Akun tersebut terlihat berhubungan dengan lini bisnis merchandise Trump Organization dan diikuti oleh akun X utama Donald Trump (@realDonaldTrump), yang dinilai turut memperkuat kesan legitimasi.
Minat beli pun membengkak. Dalam waktu sekitar dua jam, valuasi token melonjak dari nyaris nol ke hampir US$60 juta. Tak lama setelah menyentuh puncak, unggahan promosi tersebut kemudian dihapus, dan harga GOLD mulai terjun bebas.
Data onchain menunjukkan pasokan token sangat terkonsentrasi pada dompet-dompet yang terkait dengan peluncuran. Sekitar 82,45% dari total suplai GOLD disebut berada di dompet insider. Setelah kejatuhan, 15 dompet yang baru dibuat dilaporkan menjual sekitar 224,5 juta token GOLD melalui decentralized exchange.
Menurut ringkasan yang beredar, pengembang memegang 600 juta GOLD; 15 dompet baru membelanjakan US$18.657 untuk membeli 224,5 juta GOLD; dan tim menguasai 82,45% total suplai. Penjualan tersebut menghasilkan sekitar 3.178 SOL, bernilai kurang lebih US$330.000.
Penghapusan unggahan promosi serta konsentrasi pasokan token memperkuat tudingan bahwa peluncuran ini merupakan "rug pull" yang terkoordinasi.
Insiden ini kembali menyoroti risiko proyek kripto yang memanfaatkan nama Trump tanpa persetujuan resmi. Pemberitaan Coinpedia sebelumnya menyebut Eric Trump telah memperingatkan bahwa token yang tidak berizin dan mengklaim keterkaitan dengan keluarga Trump perlu diperlakukan sebagai penipuan.
GOLD juga disebut bukan token yang sama dengan token resmi TRUMP atau MELANIA yang sudah ada. Keduanya memiliki struktur proyek dan jadwal token yang berbeda.
Kasus ini menunjukkan betapa cepatnya sebuah token kripto bisa naik ketika nama yang familiar, klaim di media sosial, dan persepsi legitimasi memicu tekanan beli.