Solana Naikkan Batas Komputasi per Blok Mainnet 66% Jadi 100 Juta CU

Ringkasan Pasar AI
Solana akan menaikkan batas komputasi per blok dari 60M menjadi 100M CU pada Epoch 1009, memperluas throughput dan memungkinkan eksekusi smart contract yang lebih kompleks. Kenaikan komputasi yang terjadi secara cepat beruntun menyoroti kuatnya permintaan atas kapasitas blok, tetapi meningkatkan risiko operasional dalam jangka dekat: kebutuhan sumber daya yang lebih tinggi dapat membebani validator kelas bawah, yang berpotensi memperburuk waktu skip atau keandalan produksi blok. Fokus pasar akan tertuju pada kinerja validator dan tingkat keberhasilan transaksi pasca-aktivasi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SOL/USDT-4.36%
Wawasan AI · SOL/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Solana akan memperluas kapasitas komputasi per blok di mainnet. Batas compute per blok dinaikkan dari 60 juta menjadi 100 juta Compute Units (CU), setara kenaikan 66%. Perubahan ini dijadwalkan aktif dalam 24 jam, tepat saat awal Epoch 1009. Compute Units dapat dipahami sebagai "anggaran bahan bakar" yang tersedia bagi tiap blok untuk memproses transaksi. Dengan plafon lebih tinggi, satu blok dapat menampung lebih banyak transaksi, panggilan smart contract yang lebih kompleks, serta aktivitas jaringan yang lebih padat. Kenaikan ini juga menjadi penyesuaian besar kedua dalam waktu kurang dari sepekan. SIMD0256 baru berlaku pada 23 Juli 2025 dan menaikkan batas dari 50 juta CU menjadi 60 juta. Kini, lewat SIMD0286, batasnya didorong lebih jauh ke 100 juta. SIMD0286 ditulis oleh Lucas Bruder dari Jito Labs pada Mei 2025. Jito dikenal sebagai salah satu pemain infrastruktur paling berpengaruh di ekosistem Solana, terutama melalui validator client yang berfokus pada MEV. Perlu dicatat, pembaruan ini hanya menyentuh batas Maximum Block Units. Max Writable Account Units tetap 12 juta, dan Max Vote Units tetap 36 juta. Ibarat pelebaran jalan tol, kapasitas totalnya bertambah, tetapi batas untuk satu "kendaraan" tertentu tidak berubah. Di sisi operasional, ada konsekuensi yang perlu dipantau. Batas komputasi yang lebih tinggi berarti tiap blok membutuhkan sumber daya lebih besar untuk dieksekusi dan divalidasi. Validator dengan perangkat keras kelas bawah berpotensi mengalami waktu eksekusi yang lebih lama, yang secara teori bisa mengganggu ritme produksi blok Solana yang selama ini dikenal cepat. Komunitas Solana diperkirakan akan mencermati metrik kinerja validator dalam beberapa hari setelah aktivasi. Bagi investor, risikonya berada pada eksekusi di lapangan. Jika kenaikan compute limit memicu instabilitas validator, gangguan produksi blok, atau tekanan sentralisasi karena validator kecil kesulitan mengimbangi kebutuhan sumber daya, dampaknya bisa berbalik negatif. Pantau metrik validator pada 48'72 jam setelah Epoch 1009 dimulai. Indikator seperti skip time, tingkat produksi blok, serta tingkat keberhasilan transaksi akan menjadi tolok ukur utama apakah infrastruktur Solana mampu menyerap ambisi yang terus disetujui melalui proses governancenya.