Volume RWA Solana Kuartal II Tembus US$5,8 Miliar, xStocks Jadi Pendorong Utama
Ringkasan Pasar AI
Volume aset bertokenisasi (RWA) Solana pada Q2 mencapai $5.8B (+114% QoQ), dipimpin oleh ekuitas bertokenisasi (84% dari volume) dan dominasi dalam perdagangan saham bertokenisasi (96%, dengan xStocks >80%). Meningkatnya kembalinya dompet DEX yang sebelumnya dorman serta 23 hari berturut-turut pendapatan biaya yang lebih tinggi dibandingkan Ethereum memperkuat percepatan pemanfaatan jaringan dan likuiditas. Ekspansi xStocks di luar ekuitas AS dapat mempertahankan aktivitas onchain institusional dan mendukung kekuatan relatif versus ETH.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
SOL/USDT-1.70%
Wawasan AI · SOL/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Narasi bahwa Solana masih "undervalued" kembali menguat jika melihat data terbarunya. Dalam laporan kuartal II, volume aset bertoken (Tokenized Asset Volume) di segmen RWA mencapai US$5,8 miliar, naik 114% secara kuartalan (QoQ) dan mencetak rekor tertinggi (ATH) untuk kuartal keenam berturut-turut.
Porsi terbesar datang dari AD Tokenized Equities yang menyumbang 84% dari total volume. Angka ini menegaskan Solana kian menonjol sebagai pusat aktivitas RWA institusional.
Dominasi Solana juga terlihat pada perdagangan saham bertoken. Saat ini, jaringan tersebut mencatat 96% dari total volume trading tokenized stock, dengan xStocks mendorong lebih dari 80% aktivitas. Ekspansi terbaru xStocks memperluas cakupan dari saham AS ke ekuitas global yang dibawa onchain, memperlebar akses dan berpotensi memperkuat posisi Solana di pasar aset bertoken.
Lonjakan minat terlihat dari perilaku pengguna. Data Dune menunjukkan jumlah dompet yang sempat dorman dan kembali bertransaksi di DEX Solana melonjak ke 62 ribu pekan lalu, naik 400% dibanding pekan sebelumnya. Ini mengindikasikan pengguna yang sebelumnya pasif kembali masuk onchain seiring peluang baru bermunculan di ekosistem.
Dampaknya tidak hanya berhenti di RWA atau volume DEX, tetapi mulai tercermin pada adopsi dan kinerja jaringan, terutama saat rasio SOL/ETH mendekati area teknikal penting.
Kinerja onchain menguat, SOL/ETH mendekati zona pembalikan
Dorongan dari RWA dan DEX kini tercermin pada metrik jaringan yang lebih luas. Berdasarkan data Chainspect, Solana membukukan pendapatan lebih tinggi daripada Ethereum selama 23 hari berturut-turut. Solana menghasilkan sekitar US$515 ribu, sementara Ethereum sekitar US$133 ribu, selisih sekitar US$382 ribu atau hampir 3,9x pendapatan Ethereum.
Dari sisi aktivitas perdagangan, Solana memimpin volume DEX 24 jam sebesar US$1,5 miliar, melampaui Ethereum di US$1,29 miliar. Kombinasi ini menggambarkan siklus pertumbuhan onchain yang kuat: aktivitas DEX dan adopsi RWA meningkat, lalu mendorong penggunaan jaringan, likuiditas, dan pendapatan.
Dalam konteks ini, ekspansi xStocks menjadi katalis tambahan. Secara teknikal, rasio SOL/ETH mendekati rentang 0,0350–0,04, area yang sebelumnya memicu reli kuat pada Mei saat arus modal berotasi ke Solana. Dengan kekuatan onchain Solana membaik relatif terhadap Ethereum, sementara ETH menghadapi resistensi di sekitar level US$2.000, peluang penguatan lanjutan pada rasio SOL/ETH dinilai terbuka.
Intinya, rotasi ini berpotensi bukan sekadar pergerakan teknikal jangka pendek. Jika akselerasi pertumbuhan onchain Solana berlanjut, hal tersebut bisa menandai divergensi yang lebih lebar antara kekuatan SOL dan kinerja ETH hingga sisa kuartal III.
Ringkasan
Pertumbuhan RWA Solana kian cepat, ditopang aktivitas xStocks dan kembalinya pengguna onchain. Kenaikan aktivitas jaringan berpotensi mendorong pergeseran SOL/ETH seiring momentum menguat menuju kuartal III.