SlowMist Ungkap Peretasan Liquid Network Senilai US$320 Juta Akibat Celah Benturan Kunci Cache

Ringkasan Pasar AI
SlowMist merinci eksploit Liquid Network senilai $320 juta, di mana tabrakan kunci cache dalam verifikasi rangeproof Elements memungkinkan pencetakan sekitar 3.998,5 LBTC tanpa jaminan dan peg-out cepat ke BTC nyata, menguras sekitar 95% cadangan federasi. Meskipun kunci tidak dikompromikan dan sebuah patch (v23.3.4) serta penangguhan peg membatasi kerugian lebih lanjut, insiden ini menegaskan risiko implementasi mirip smart contract dalam sistem yang berdekatan dengan Bitcoin dan dapat membebani kepercayaan pada sidechain serta infrastruktur terkait.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.14%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
SlowMist membeberkan analisis lengkap insiden keamanan Liquid Network yang terjadi pada 6 September, dengan temuan dipublikasikan pada 11 September. Laporan itu menegaskan bahwa ini menjadi insiden keamanan terbesar yang terungkap ke publik tahun ini terkait sidechain Bitcoin. Menurut SlowMist, satu bug pada basis kode Elements milik Blockstream memungkinkan penyerang mencetak hampir 4.000 LBTC tanpa dukungan aset (unbacked), lalu melakukan peg-out menjadi Bitcoin sungguhan. Aksi ini menguras sekitar 95% cadangan Liquid Federation hanya dalam hitungan jam. Total kerugian diperkirakan 3.998,5 LBTC dicetak dan ditebus, bernilai sekitar US$320 juta. Saldo dompet cadangan federasi turun dari lebih dari 4.200 BTC menjadi sekitar 197 BTC. Akar masalahnya berada pada proses verifikasi rangeproof, tepatnya kerentanan benturan (collision) pada kunci cache. Range proof adalah pemeriksaan kriptografi untuk memastikan jumlah transaksi berada dalam rentang yang valid tanpa membuka nilai pastinya, dan merupakan fondasi model transaksi rahasia (confidential transactions) di Liquid. Untuk mempercepat verifikasi, Elements menyimpan cache proof yang sudah divalidasi agar tidak perlu memeriksa ulang. Celah muncul dari cara pembuatan kunci cache. Sebelum versi v23.3.4, perangkat lunak menghasilkan kunci cache tanpa awalan panjang data (length prefix). Akibatnya, dua input berbeda dapat menghasilkan kunci cache yang sama. Dalam kondisi ini, proof yang tidak valid bisa dianggap sudah lolos verifikasi apabila kuncinya kebetulan berbenturan dengan kunci proof yang sah. Penyerang memanfaatkan benturan tersebut untuk melewati verifikasi, mencetak LBTC yang tidak memiliki padanan Bitcoin di dompet peg milik federasi. Token yang baru dicetak kemudian cepat diproses peg-out, dikonversi menjadi BTC di jaringan utama Bitcoin sebelum ada langkah pencegahan. Setelah insiden terdeteksi, Blockstream menghentikan sementara operasi peg untuk mencegah arus keluar lanjutan. Produksi blok jaringan juga sempat dihentikan dan baru berjalan kembali pada 10 September, setelah penerapan Elements v23.3.4 yang memperbaiki manajemen kunci cache dengan memasukkan length prefix yang semestinya. Blockstream menyatakan insiden ini dipicu bug perangkat lunak, bukan akibat kompromi kunci penandatangan (signing keys) federasi. Komunikasi dari pelaku dilakukan melalui pesan Bitcoin OP_RETURN, yakni metode menyisipkan teks pendek langsung ke transaksi Bitcoin. Pesan tersebut mengklaim pelaku sebagai peneliti whitehat dan meminta bounty 10%. Pasca patch, sekitar 3.400 BTC dikembalikan ke dompet peg federasi. Pelaku mempertahankan sekitar 598,5 BTC, yang disebut sebagai imbalan temuan. Perhitungan itu setara sekitar 15% dari total dana yang dibawa, lebih besar dari 10% yang semula diminta. SlowMist menekankan bahwa kerentanan ini tidak berkaitan dengan tata kelola federasi maupun pengelolaan kunci, melainkan berasal dari optimasi performa. Praktik menyimpan cache proof yang sudah terverifikasi dinilai wajar, tetapi implementasi yang cacat mengubah peningkatan kecepatan menjadi celah serangan bernilai US$320 juta. Jaringan tercatat offline selama empat hari. Sekitar 95% cadangan lenyap sebelum terdeteksi, dan pemulihan sebagian dana juga bergantung pada kesediaan pelaku mengembalikan aset. SlowMist secara khusus menyoroti absennya length prefix dalam konstruksi kunci cache sebagai faktor pemicu, serta menyarankan proyek lain yang memakai pola serupa untuk segera melakukan audit.