SEC AS Beberkan Agenda Regulasi 2026 untuk Dorong Sekuritas Tokenisasi dan Aturan Kripto

Ringkasan Pasar AI
Agenda SEC untuk 2026 mengisyaratkan sikap AS yang lebih permisif terhadap sekuritas yang ditokenisasi dan pasar kripto, dengan menekankan aturan yang lebih jelas untuk pembiayaan kripto, tanggung jawab kustodi onchain, serta memfasilitasi peluncuran produk terkait kripto. Hal ini mengurangi ketidakpastian regulasi dan dapat meningkatkan kesediaan institusi untuk terlibat dengan eksposur kripto yang terdaftar di AS. Rencana paralel untuk merampingkan pengungkapan IPO dan memangkas biaya kepatuhan juga mendukung selera risiko yang lebih luas di seluruh pasar modal.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT-0.46%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ME News melaporkan, pada 7 Juli (UTC+8), Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) Paul Atkins merilis pernyataan mengenai agenda regulasi 2026 yang menegaskan kelanjutan sejumlah reformasi. Agenda tersebut mencakup penyesuaian kerangka pengawasan agar selaras dengan kondisi pasar saat ini, membuka ruang bagi inovasi dan teknologi baru, serta mendukung target Presiden Trump untuk "menjadikan Amerika sebagai pusat kripto global". SEC juga ingin mempermudah peluncuran lebih banyak produk terkait kripto di pasar AS, menetapkan aturan yang jelas untuk pendanaan aset kripto, serta memperjelas peran pelaku pasar dalam kustodi on-chain dan fasilitasi perdagangan sekuritas tokenisasi on-chain. Di sisi reformasi pasar modal, SEC akan mendorong inisiatif "Make IPOs Great Again" melalui pembaruan ketentuan pengungkapan dan penurunan biaya kepatuhan bagi perusahaan yang akan melantai di bursa. Langkah ini ditujukan untuk menarik lebih banyak perusahaan masuk ke pasar publik, dengan tetap menjaga perlindungan investor yang esensial. (Sumber: ODAILY)