Grayscale Berseberangan dengan JPMorgan soal Strategi Penjualan Bitcoin oleh Strategy
Ringkasan Pasar AI
Strategy mengungkapkan penjualan tambahan 3.588 BTC ($216m), yang sempat menekan BTC namun membingkai ulang arus tersebut sebagai pengurangan risiko neraca. Grayscale berpendapat rencana penjualan yang diformalkan meningkatkan transparansi, memperkuat cadangan kas (mencakup ~17 bulan dividen), dan menurunkan risiko pembiayaan, yang berpotensi menstabilkan ekspektasi pasar. JPMorgan menilai bahwa Strategy yang bergantian antara pembeli dan penjual dapat meningkatkan ketidakpastian, sehingga fokus tetap pada likuiditas dan tata kelola seputar kepemilikan BTC institusional.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+2.10%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy, investor institusional Bitcoin terbesar di dunia, kembali melepas BTC. Setelah penjualan awal 32 BTC, perusahaan kemarin mengumumkan penjualan lanjutan sebanyak 3.588 BTC senilai US$216 juta.
Pasca kabar tersebut, harga BTC sempat turun ke bawah US$62.000. Meski begitu, pasar menilai langkah penjualan Strategy justru membawa dampak positif bagi Bitcoin. Analis Grayscale menilai aksi ini menurunkan risiko pembiayaan dan membantu menstabilkan harga. Menurut Grayscale, gelombang aksi jual Bitcoin tersebut berpotensi memulihkan kepercayaan pasar sekaligus membentuk dasar harga yang lebih kuat.
Grayscale juga menyebut penjualan sekitar US$216 juta itu meningkatkan aset dolar Strategy dan menyediakan kas yang cukup untuk menutup sekitar 17 bulan pembayaran dividen. Kepala Riset Grayscale Zach Pandl mengatakan, "Strategy tidak memiliki masalah di neraca. Perusahaan memegang Bitcoin senilai sekitar US$52 miliar, memiliki utang sekitar US$7 miliar, dan punya dana memadai untuk memenuhi kewajiban utang dan dividen. Kebutuhan dividen saham preferen per tahun kurang dari US$2 miliar."
Pandl dan para analis Grayscale menambahkan, alasan penjualan Bitcoin Strategy dipandang positif adalah karena perusahaan memformalkan rencana tersebut melalui pengumuman pada Juni. "Sebelumnya Strategy sempat membantah tuduhan menjual Bitcoin, tetapi rencana pendanaan yang diumumkan pada Juni membantu menenangkan pasar," ujarnya.
Pandangan Grayscale ini berbeda tajam dengan JPMorgan, yang baru-baru ini memperingatkan bahwa posisi Strategy sebagai pembeli sekaligus penjual Bitcoin dapat menambah ketidakpastian pasar. Dalam catatan itu, JPMorgan menyarankan Strategy membangun cadangan kas yang lebih besar melalui pendanaan ekuitas, alih-alih mengandalkan penjualan Bitcoin.
*Ini bukan nasihat investasi. Lanjut membaca: Grayscale Menilai Strategy Sudah Menemukan Dasar pada Penjualan Bitcoin! Berseberangan dengan JPMorgan!