Grayscale: Bitcoin Tak Lagi Utamanya Digoyang Siklus Halving

Ringkasan Pasar AI
Grayscale berpendapat Bitcoin sedang bergeser dari kerangka yang didorong oleh halving menuju sensitivitas terhadap faktor makro, dengan likuiditas global, imbal hasil riil, dan kebijakan The Fed kini menjadi pendorong utama. Catatan tersebut mengaitkan koreksi BTC dengan kenaikan suku bunga riil dan prospek kebijakan yang lebih hawkish, sembari menyatakan stabilisasi mungkin terjadi jika pengetatan berhenti dan pertumbuhan tetap bertahan. Perdebatan yang berkelanjutan dengan para pendukung siklus empat tahunan menegaskan ketidakpastian yang meningkat terkait interpretasi rezim.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.15%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Grayscale menilai Bitcoin kini memasuki rezim pasar baru, di mana likuiditas global, suku bunga riil, dan kebijakan Federal Reserve menjadi penggerak utama—bukan lagi siklus halving empat tahunan. Menurut perusahaan, koreksi terbaru Bitcoin terjadi seiring kenaikan imbal hasil riil serta menguatnya ekspektasi The Fed akan bersikap lebih hawkish. Jika The Fed menghentikan kenaikan suku bunga dan perekonomian AS terhindar dari perlambatan tajam, Grayscale memperkirakan Bitcoin bisa saja sudah membentuk titik dasar. Pandangan ini tidak sepenuhnya disepakati. Pendukung teori siklus empat tahunan menilai Bitcoin masih berpotensi turun lebih jauh. Mereka menyoroti bahwa titik dasar pada siklus-siklus sebelumnya umumnya muncul sekitar satu tahun setelah puncak pasar, kira-kira 2,5 tahun setelah halving, dengan rata-rata penurunan mendekati 80%.