Lonjakan Transaksi BITO Picu Spekulasi Hedge Fund Kembali ke Strategi Basis Trade Bitcoin
Ringkasan Pasar AI
Perdagangan yang luar biasa tinggi pada ETF Bitcoin berbasis kontrak berjangka ProShares (BITO) dibandingkan produk spot seperti IBIT menunjukkan bahwa hedge fund mungkin kembali terlibat dalam basis trade Bitcoin, dengan memanfaatkan dislokasi harga antara kontrak berjangka dan pasar spot. Hal ini mengindikasikan meningkatnya aktivitas institusional serta potensi pengetatan atau pelebaran dinamika basis, yang dapat memengaruhi likuiditas jangka pendek dan positioning derivatif pada BTC. Klaim bahwa lonjakan volume selaras dengan rebound BTC bersifat indikatif tetapi belum dikonfirmasi.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.16%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Volume perdagangan ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO) melonjak, memicu dugaan bahwa trader profesional dan hedge fund mulai menghidupkan lagi strategi basis trade Bitcoin.
Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, mengatakan BITO menjadi ETF dengan transaksi terbanyak keenam hari ini. Sepanjang bulan ini, nilai transaksi BITO diperkirakan mencapai sekitar US$40 miliar, dua kali lipat dibanding sekitar US$20 miliar pada ETF Bitcoin spot BlackRock, IBIT.
Kenaikan ini dinilai tidak lazim karena mayoritas investor cenderung memilih ETF Bitcoin spot berbiaya lebih rendah ketimbang produk berbasis futures seperti BITO yang mengenakan biaya lebih tinggi. Balchunas menilai penjelasan paling masuk akal adalah kembalinya basis trade: pelaku pasar membeli futures Bitcoin melalui BITO sambil mengambil posisi penyeimbang untuk menangkap selisih harga.
Ia juga mencatat lonjakan volume BITO belakangan kerap bertepatan dengan pembalikan kenaikan harga Bitcoin, yang menambah dukungan terhadap dugaan tersebut, meski belum dapat dipastikan.