BitMEX Akan Tutup 23 September, Eks Raksasa Bursa Derivatif Kripto
Ringkasan Pasar AI
BitMEX akan menghentikan perdagangan pada 23 September setelah tinjauan strategis, yang menegaskan konsolidasi yang berkelanjutan dalam struktur pasar kripto. Penutupan ini menyoroti meningkatnya biaya kepatuhan dan likuiditas yang cenderung terkonsentrasi pada venue-venue terbesar, sehingga menekan bursa tersentralisasi berukuran menengah. Sementara volume BitMEX telah menunjukkan tren menurun sejak 2021 dan pangsa pasarnya kini minimal, peristiwa ini dapat sedikit menggeser likuiditas derivatif dan arus klien menuju bursa-bursa dominan, yang secara tidak langsung memengaruhi pasar perpetual yang terkait dengan BTC.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-1.16%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan bursa derivatif kripto BitMEX mengumumkan akan menghentikan operasionalnya, dengan aktivitas perdagangan dijadwalkan berakhir pada 23 September. BitMEX didirikan pada 2014 oleh Arthur Hayes, Ben Delo, dan Samuel Reed. Keputusan ini diambil setelah HDR Global Trading selaku perusahaan induk menyelesaikan tinjauan strategis.
BitMEX dikenal berperan besar dalam memopulerkan perpetual swap sebagai produk utama di pasar derivatif aset digital. Data CryptoQuant menunjukkan volume perdagangan harian futures Bitcoin di platform ini mulai menurun sekitar Mei 2021 dan tidak kembali ke kisaran puncaknya, yakni US$1 miliar hingga US$5 miliar per hari pada Oktober 2020.
Penasihat restrukturisasi Roshan Dharia menilai bursa terpusat berukuran menengah menghadapi tekanan struktural karena likuiditas semakin terkonsentrasi di platform besar, sementara biaya kepatuhan meningkat. Ia menyebut lima bursa teratas saat ini diperkirakan menguasai sekitar 80% volume perdagangan spot global, membuat bursa menengah dan regional menghadapi margin keuntungan yang kian tergerus serta ruang ekspansi yang terbatas.
Berdasarkan data CoinGecko, BitMEX berada di peringkat kesembilan di antara bursa derivatif pada Agustus 2023, dengan pangsa volume 0,9%. Pada 2025, BitMEX tidak lagi masuk 10 besar bursa perpetual swaps. Dalam periode yang sama, volume transaksi tahunan perpetual swaps di platform-platform teratas tersebut meningkat 47,4% menjadi US$86,2 triliun.