4j yang lalu
Eks kepala MAS sebut krisis energi sebagai "net positive" bagi iklim di Bloomberg Sustainable Business Summit 22 Juli
Mantan Managing Director Monetary Authority of Singapore (MAS), Ravi Menon, menilai krisis energi menjadi “net positive” bagi iklim karena agenda ketahanan energi dan agenda iklim kian menyatu. Ia mengatakan negara-negara di Asia mulai melihat sumber daya domestik seperti matahari, sungai, dan angin sebagai pasokan yang tidak mudah terganggu konflik atau penutupan jalur sempit. Menon juga menyoroti rekor ekspor kendaraan listrik (EV) China sebesar US$9.2bn pada Mei yang didorong lonjakan permintaan di Asia Tenggara, terutama Thailand dan Filipina. Menurut Menon, perlu investasi besar pada modernisasi jaringan listrik dan penyimpanan energi, termasuk lewat pendanaan FAST-P yang pada Juni menghimpun US$250mn, dengan DBS menyediakan fasilitas pembiayaan senior US$210m.
4j yang lalu
1h yang lalu
ECB memperluas faktor iklim ke pinjaman dan menetapkan haircut maksimum 5%, berlaku 2027
Bank Sentral Eropa (ECB) memperluas penerapan “faktor iklim” dalam kerangka agunannya dari obligasi korporasi non-keuangan (kurang dari 2% dari agunan yang dijaminkan) ke klaim kredit korporasi non-keuangan atau pinjaman (29%). ECB untuk pertama kalinya menetapkan batas maksimum penurunan nilai agunan sebesar 5% untuk obligasi dan pinjaman. Perubahan ini akan berlaku pada 2027 dan ditujukan untuk merespons risiko keuangan yang terkait dengan guncangan transisi iklim. Langkah ini memperkuat integrasi risiko iklim dalam kerangka kebijakan moneter zona euro tanpa menyasar intervensi langsung pada harga saham, komoditas, atau indeks.
1h yang lalu