Saham Asia melemah dipimpin chip, dolar menguat tipis saat Kospi jatuh 2,4%
Saham Asia melemah seiring reli saham semikonduktor dan teknologi kehilangan tenaga, sementara dolar menguat. Indeks Kospi Korea Selatan anjlok 2,4% dan menjadi penekan utama kawasan, di tengah tekanan pada saham chip setelah Philadelphia Semiconductor Index mencatat penurunan dua hari 12%. Fokus pasar mengarah ke laporan keuangan para pembuat chip, dengan kekhawatiran belanja AI belum berubah menjadi laba. Samsung Electronics dikabarkan mempertimbangkan kenaikan harga beberapa chip, sementara Hon Hai mencatat lonjakan penjualan terkait AI 40% namun tak cukup meredakan aksi jual sektor, menurut China Business News.